Jumat, 28 Oktober 2016

Frame To Frame

Tutorial dasar animasi frame to frame dengan macromedia flash 8 



      Sebelum kita masuk pada tutorial alangkah lebih baiknya kita mengetahui apa itu yang dimaksud dengan animasi frame to frame, Animasi frame to frame adalah animasi yang paling banyak memakan kapasitas file dan juga memori, oleh karena itu, lebih baik penggunaan animasi ini hendaknya diminimalis. Karena animasi frame to frame menuntut banyak gambar yang harus dibuat. Efek animasi diciptakan dengan mengganti gambar yang satu dengan gambar yang lain selama beberapa waktu. Semua gambar yang bergerak dihasilkan dari gambar yang berbeda-beda tiap framenya. Karena animasi frame to frame memiliki gambar yang unik tiap framenya maka animasi frame to frame sangat ideal untuk membuat animasi yang kompleks yang terdiri dari banyak perubahan seperti ekspresi wajah. Nah di tutorial ini akan di tunjukan Membuat animasi frame to frame.

  • Seperti biasa, Terlebih dahulu Kita jalankan program Macromedia flash 8 kemudian pilih flash Document pada kolom create new.
  • Setelah itu, pilih Rectange Tool pada Tool Box yang ada di sebalah kanan stage/lembar kerja dan mulailah buat objek balok dengan cara klik dan drag, jangan lupa warna fill objek balok harus berbeda dari warna background stage.
  • Klik kanan pada frame 1 kemudian pilih Insert Keyframe atau tekan F6 di keyboard maka akan muncul frame ke 2. Lihat gambar dibawah ini.

 
  • Pada frame ke 2 kita pilih Free Transform Tool (Q), kemudian kita putar balok sedikit ke kanan dan letaknya kita rubah sedikit kebawah dengan menekan tombol SHIFT + Panah bawah satu kali. Lihat gambar dibawah ini.



  • Kemudian klik kanan kembali pada frame 2 lalu pilih Insert Keyframe hingga menjadi 3 frame, kemudian putar kembali balok sedikit ke kanan dan sedikit ke bawah seperti pada langkah 4 tadi untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini.


 

  • Ulangi langkah diatas sampai frame ke 8 hingga balok tampak jatuh




  •  Kemudian tekan CTRL + ENTER untuk melihat hasilnya.

Baca Juga :  Pengenalan Multimedia Dan Macromedia Flash                          
                       Tutorial Dasar Membuat Animasi Motion Tween

Selasa, 25 Oktober 2016

Tutorial Dasar Membuat Animasi Motion Tween

Tutorial Dasar Membuat Animasi Motion Tween

    Animasi motion tween digunakan apabila kita ingin membuat gerakan animasi yang teratur. Animasi ini sangat mengurangi waktu karena kita tidak perlu membuat animasi secara frame per frame.Sebaliknya, anda hanya membuat frame awal dan frame akhir saja.Dua alasan utama mengapa animasi motion tween sangat baik yaitu karena mengurangi pekerjaan menggambar dan meminimalkan  ukuran file karena isi dari setiap frame tidak perlu disimpan.Dibawah ini akan ditunjukkan proses pembuatan animasi motion tween.

  •  Buka program Macromedia Flash 8 anda
  • Kemudian pilih Flash Document pada kolom Create New seperti pada gambar dibawah ini



  • Setelah terbuka, pilih Tex Tool, drag dan tambahkan teks sesuai kainginan anda separti pada contoh gambar dibawah ini.


Catatan : Untuk menambahkan color dan text style kalian dapat mengubahnya pada bagian bawah layer (Properties).

  • Setelah itu, Kita pilih Free Transform Tool untuk memodifikasi objek yang telah kita tulis sebelumnya, agar lebih jelas lagi lihat pada gambar dibawah ini.
   

  •  Selanjutnya pada frame ke 1 Klik kanan kemudian pilih Crete Motion tween, stelah itu pada frame ke 10 atau sesuaikan dengan kebutuhan Anda kemudian klik kanan dan pilih Insert Key Frame. Untuk lebih jelasnya lihat pada gambar di bawah ini.



  • Selanjutnya, kita geser text STMIK ICHSAN GORONTALO ke kanan dengan cara arahkan kursor ke tengah objek dan geser ke kanan, atau tekan SHIFT + RIGHT di keyboard. untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini.



  •  Sekarang kita menuju ke frame 20 (Lakukan seperti pada frame ke 10) Klik kanan dan Insert Key Frame kemudian geser Text ketengah bagian bawah. Lihat gambar dibawah ini.



  •  Sekarang lanjut lagi ke frame 30 dan 40 klik kanan dan Insert Key Frame, geser objek ke kiri dan lanjut ke tempat semula. Seperti pada gambar di bawah ini.                                                    
  • Untuk melihat hasil Tekan CTRL + ENTER di keyboard. SELESAI.
      Baca Juga : Pengenalan Multimedia dan Macromedia Flash

Pengenalan Multimedia Dan Macromedia Flash

1. Pengertian Multimedia :

Multimedia adalah  suatu sarana (media) yang di dalamnya terdapat perpaduan (kombinasi) berbagai bentuk elemen informasi seperti teks,graphics,animasi,video interaktif maupun suara sebagai mendukung untuk mencapai tujuannya yaitu untuk menyampaikan informasi atau sekedar memberikan hiburan untuk target audiens-nya.

2. Komponen-komponen Multimedia :

Teks :  Teks merupakan komponen multimedia yang menjadi dasar untuk menyampaikan informasi, karena teks merupakan jenis data yang paling sederhana dan membutuhkan tempat penyimpanan yang paling kecil.

Suara/audio : Teknologi audio juga berperan penting dalam penyampaian informasi, tanpa adanya audio / suara dalam sebuah multimedia maka hasilnya tidak lengkap. Suara atau audio di dalam multimedia biasanya berupa suara musik, suara dari voice record  maupun efek–efek suara lain.

Video : Video Terdiri atas life-video dan full-motion. Live-video merupakan hasil pemrosesan yang diperoleh dari kamera, sedangkan Full-motion video berhubungan dengan penyimpanan sebagai video clip. Beberapa authoring tool dapat menggunakan full-motion video, seperti hasil rekaman menggunakan VCR, yang dapat menyajikan gambar bergerak dengan kualitas tinggi.

Animasi : Animasi dibuat dengan menggambar secara manual frame tiap frame selama durasi animasi tersebut. Untuk membuat ilusi gerakan. gambar ditampilkan pada layer komputer kemudian diganti secara terus menerus dengan gambar baru yang menyerupai gambar sebelumnya, dengan sedikit perbedaan (misal sedikit perbedaan pada gerakan kaki).
Pergantian frame terus menerus ini membutuhkan kira-kira 25 frame tiap-detik (untuk animasi dengan kwalitas standar). Ketika frame-frame tersebut bergonti-ganti, persepsi audience akan melihatnya seperti gambar bergerak. Selain dengan cara manual, pembuatan frame animasi juga dihasilkan dari drawing (lukisan), fotografi dan dari komputer.
Secara umum, proses membuat animasi merupakan sesuatu yang sulit, diperlukan kemahiran, pengalaman, serta kepakaran yang tinggi. Animasi mampu menampilkan sesuatu yang imajinatif dan mustahil atau sulit dilakukan dalam kehidupan di dunia nyata namun bisa divisualisasikan secara meyakinkan dalam animasi.
Animasi bisa membantu mengilustrasikan metode, memperagakan sebuah model, menunjukkan sesuatu yang aktif dan hidup pada media yang menampilkannya. Animasi belakangan ini sering dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan dalam berbagai kegiatan baik untuk kegiatan yang bersifat rekreatif maupun formal.

Grafik : Secara umum, image atau grafik berarti still image seperti gambar dan foto. Manusia sangat berorientasi pada visual (visual-oriented), dan gambar merupakan sarana yang sangat baik untuk menyajikan informasi. Grafik merupakan komponen penting dalam multimedia.

Interaktive Link : Sebagian dari multimedia adalah interaktif, dimana pengguna bisa menekan mouse atau objek pada screen seperti button atau teks dan menyebabkan program melakukan perintah tertentu.
Interaktif link dengan informasi yang dihubungkannya sering kali dihubungkan secara keseluruhan sebagai hypermedia. Secara spesifik, dalam hal ini termasuk hypersound, hypergraphics dan hypertext (hotword) menjelaskan jenis informasi yang dihubungkan.

Interaktif link diperlukan guna menggabungkan beberapa elemen multimedia sehingga menjadi informasi yang terpadu. Cara pengaksesan informasi pada multimedia terdapat dua macam yaitu non‑linier dan linier.

Informasi non‑linier informasi dapat ditampilkan langsung sesuai dengan kehendak pengguna. sedangkan Informasi linier merupakan informasi yang ditampilkan secara sekuensial, yaitu dari halaman demi halaman atau dari atas ke bawah.
Interaktif link juga diperlukan jika pengguna, menunjuk pada suatu button maupun objek agar bisa mengakses program tertentu.

3. Pengertian Multimedia linear dan multimedia interaktif :
  
Multimedia linier adalah suatu multimedia yang tidak dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna. Multimedia ini berjalan sekuensial (berurutan), contohnya: TV dan film.
 
Multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. Contoh : multimedia pembelajaran interaktif, aplikasi game, dll.

4. Tampilan Tools Pada Macromedia Flash 8 dan Penjelasannya 

Tool untuk menggambar :

Fungsi dari tools diatas yaitu :
- Selection tool : untuk memilih dan memindahkan objek
- Free transform tool : untuk mentransformasikan objek secara bebas
- Line tool : untuk membuat garis
- Pen tool : untuk menggambar objek, menambah atau mengurangi titik-titik garis pada gambar
- Oval tool : untuk membuat lingkaran
- Pencil tool : untuk menggambar secara teratur
- Ink bottle tool : untuk mewarnai atau menambah warna outline sebuah objek
- Dropper tool : untuk mengambil warna suatu bidang gambar lain
- Subselect tool : untuk memodifikasi titik-titik pada gambar
- Fill transform tool : mentransformasi suatu fill objek
- Lasso tool : digunakan untuk memilh bagian suatu objek secara tidak teratur
- Text tool : untuk menambahkan tulisan
- rectangel tool : untuk membuat kotak
- brush tool : untuk menggambar suatu objek dengan metode kuas
- paint bucket tool : untuk mengidentifikasi warna suatu objek
- eraser tool : untuk menghapus gambar 
Tool untuk mewarnai : 

Fungsinya :
- Stroke color : untuk memilih warna yang akan digunakan untuk mewarnai bagian pinggir/tepi suatu  objek
- Fill color : untuk memilih warna yang akan digunakan untuk mewarnai bagian dalam suatu objek
- Black and white : untuk mengotomatiskan pilihan warna black and white, black untuk stroke color dan white untuk fill color
- No color : untuk menonaktifkan warna pada fill color, objek yang dihasilkan akan transparan.
- Swap color : menukarkan stroke color menjadi fill color, atau sebaliknya.